Ahad, Januari 10, 2010

Kotak memoriku,
Dihiasi dengan aneka godaan,
Lembaran diariku,
Diwarnai dengan permainan kehidupan...

Hatiku mudah terluka,
Dek tertusuk pisau sindiran,
Hatiku mudah tercalar,
Akibat hasutan musuh,
Namun,
Luka itu ku hilangkan,
Calar itu tak ku endahkan,
Kekalnya hanya parut cuma,
Dan parut itu,
Terakam dalam video jiwaku...

Kucemarkan wajahku dengan senyuman,
Keikhlasan diriku hanya Allah yang tahu,
Niatku ingin menceriakan taman kebahagiaan,
Namun,
Disebalik mekarnya kelopak senyuman,
terselit jua sampah penderitaan...

Puisi demi puisi ku sajikan,
untuk hidangan pelakon dunia,
Keperitan ku kaburkan,
namun tetap kesyukuran ku panjatkan...


~nurDia~

1 ulasan:

maiyah berkata...

yg merasa hnya kita.. namun meluahkan akan dpt meredakan ;)